WIDJOJO, UJANG, DAN ELITISME PENDIDIKAN ITU

Arsitek ekonomi Orde Baru, Widjojo Nitisastro sudah tiada. Ia berpulang padaWidjojo Nitisastro hari Jumat 9 Maret 2012 pukul 02.30 WIB setelah menderita sakit yang cukup lama. Widjojo meninggalkan keluarga, sahabat, murid, pemuja, dan bahkan -mungkin- “musuh-musuhnya”. Continue reading

LENGKAP SUDAH TUHAN MENGUJIKU SEPULANG HAJI

“Aku cari-cari ternyata di sini.”

Ia datang tergesa-gesa dengan napas satu-satu. Menemui saya di tempat saya biasa nongkrong, serambi masjid di masjid kantor. Tubuhnya ringkih, meski belum lagi menuju usia limapuluh. Continue reading

SUNNAH-SYIAH DAN ISLAM PRA SIFFIEN

Entah kapan konflik Sunnah-Syiah akan berakhir, tak ada seorang pun yang tahu. Sejarah pertikaian antar kedua kelompok dalam Islam itu seolah akan menjadi kisah abadi, sepanjang bumi masih dihuni oleh orang-orang yang mengaku dirinya muslim. Dua peristiwa paling akhir yang terjadi, baik di luar negeri maupun di dalam negeri, seakan menguatkan hal itu. Continue reading

AKHIRNYA BUKU SAYA, “MASJID TANPA MUJAHID” TERBIT JUGA

“Bukumu bikin aku mau menangis,” cetus seorang teman yang telah selesai membaca buku saya. Saya hanya tersenyum mendengar komentarnya dan menjawab singkat.

“Padahal saya tidak berniat membuat buku yang bisa menjadikan orang menangis.”

“Iya, tapi, bukumu juga bikin aku kadang tersenyum.” Continue reading

“POKOKE’ SLAMET”

“Ati-ati yo. Sing penting slamet….”

Begitulah pesan kedua orang tua saya, ayah dan ibu, setiap saya berpamitan kepada mereka untuk suatu urusan. Bahkan ketika usia saya mulai menuju garis setengah abad, pesan yang bermakna “hati-hati ya, yang penting selamat” tetap beliau ungkapkan. Continue reading

YAZID JAWAS; Penguasaan yang Menggiurkan

Ustadz Yazid Jawas

Nada bicaranya lugas, tegas, dan terkesan apa adanya. Segala persoalan Islam dan umat Islam yang mampir ke pundaknya akan ia jawab tuntas sepanjang ia memahaminya. Kalaupun ia tak memahami Continue reading

CINTA CHARLES, CINTA AA’ GYM

Pada setiap zaman, orang selalu punya alasan yang berbeda untuk jatuh cinta! Saya suka kata-kata ini. Karena itu, sengaja saya kutip kata-kata yang diucapkan oleh Monita (Wulan Guritno) Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.