ABU DZAR; Pesona Rindu dari Masa Lalu

Ramadhan ini, tiba-tiba saya rindu sosok Abu Dzar! Saya benar-benar merindukan Abu Dzar! Hanya Abu Dzar! Ya, benar hanya Abu Dzar al Ghiffari. Sebab, bagi saya, hanyagersang tokoh seperti Abu Dzar yang mampu menangkap jerit penderitaan rakyat kebanyakan yang tak berkesudahan. Dialah figur yang mampu memahami tangisan air mata rakyat kecil, tanpa kepura-puraan.

Tak cuma itu. Abu Dzar juga berani meneriakkan kebenaran di hadapan musuh-musuhnya dan sekaligus menggedor ulu hati sahabat-sahabatnya. Abu Dzar tidak ragu bertanya, harta benda apa yang kamu miliki? Bagaimana cara kamu mendapatkannya? Tidak takutkah kamu hukuman api neraka akan menjerumuskanmu ke dalamnya?

Namun, bagaimana mungkin Abu Dzar bisa berkata seperti itu?

Abu Dzar berani seperti itu karena ia tidak memiliki apa-apa. Ia hanya memiliki apa yang menjadi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Abu Dzar tidak mungkin menumpuk-numpuk emas-permata di dalam pundi-pundi rumahnya. Ia juga tidak akan mau menyimpan tanah sebagai jalan investasi bagi kemakmuran hidupnya. Apalagi melegalkan suap-menyuap demi kelancaran usahanya.

Siapa pun yang berhadapan dengan Abu Dzar, dia akan selalu gentar. Takut Abu Dzar akan mengupas hingga hal-hal yang paling dalam dari apa yang menjadi miliknya. Abu Dzar memang benar-benar tokoh yang apa adanya, baik sikap hidup maupun sikap tuturnya. Dia bukanlah figur yang suka menampilkan kepalsuan. Di hadapan pejabat bermanis-manis, di depan rakyat tega menginjak kuat-kuat.

Bagi Abu Dzar, salah dan benar milik siapa saja. Pejabat bisa salah, begitu juga rakyat. Namun, ia tidak pernah membedakan kesalahan yang dilakukan oleh pejabat dan kesalahan yang diperbuat rakyat kecil. Ia akan mengoreksi setiap kesalahan yang dilakukan oleh rakyat, apalagi pejabat.

Sayang, di pentas nasional, kita tidak lagi pernah menemukan figur Abu Dzar. Padahal, ia meneladankan kebersahajaan dan keberanian. Padahal, ia meneladankan kesederhanaan dan kejujuran. Sekarang, saat bangsa ini dijejali beragam krisis berdimensi multi, kita justru harus menyaksikan dominasi figur Qorun di pentas kekuasaan kita. Qorun, sang simbol keserakahan, menyelinap ke setiap denyut kehidupan bangsa ini. Dari mulai pejabat atau pengusaha, sipil atau militer, birokrat atau swasta; semua berlomba-lomba menjadi Qorun.

Seorang Abu Dzar hanya akan berkata,”Tuan-tuan, aku tidak memerlukan dunia …” Tanpa canggung ia mengritik sahabatnya sekaligus pemimpinnya, Khalifah Utsman bin Affan yang membagi-bagikan hartanya, sekali pun itu dilakukan kepada kaum fakir. Ia juga rela dimusuhi Muawiyah yang dikecamnya habis-habisan karena bermewah-mewahan dengan kehidupan dunia.

Namun, Abu Dzar kokoh bagai batu karang. Ia mengusir dengan keras utusan-utusan dari Kufah yang mengajaknya mengibarkan panji-panji pemberontakan terhadap khalifah yang sah. Abu Dzar tidak haus kekuasaan. Maka Abu Dzar rela sendiri, tanpa kawan.

Abu Dzar memang tidak pernah takut sendiri. Abu Dzar lebih takut kepada azab Allah, Sang Maha Pengadil. Ia tidak pernah mau kehabisan jawaban terhadap pertanyaan, dari mana harta itu kamu peroleh? Bagaimana kamu mendapatkannya?

Abu Dzar tidak pernah berhenti untuk berteriak; mengingatkan teman atau musuhnya. Hidup Abu Dzar memang dibaktikan untuk menentang penyalahgunaan kekuasaan dan penumpukan harta. Di sini, di negeri ini, kita merindukan Abu Dzar! * * *

One Response

  1. Sabda Rosull saww :
    Tiada orang di atas bumi dan di bawah langit yang jujurnya melebihi ABU DZAR al Giffari…
    karena kejujuran dan keberaniannya,,beliau diasingkan dari kota Mekkah dan mati kekeringan diperjalanan padang pasir. Masyaallah jika ada sosok tokoh seperti itu di negara kita…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: