PESANTREN GONTOR DAN IMPIAN ITU

“Bapak, boleh nggak setelah lulus, Mas masuk Pondok Pesantren Gontor?”

Pesantren Gontor, Ponorogo

Dugh! Hati saya seperti tersambar petir. Malam itu. Kaget. Sangat kaget. Suara Irfan, si sulung yang hendak meniti kelas 6 SD seperti membedah kesadaran batin saya. Saya tak mampu berkata-kata. Sungguh! Saya hanya bisa memandangi wajahnya yang polos tak berdosa dengan mata berkaca-kaca.

Ajaib! Dejavu! Entah bagaimana saya mesti melukiskan ucapan anak saya itu. Heran? Mungkin! Takjub? Pasti! Tidak percaya? Kok nyata! Sebab, suara Irfan itu adalah suara hati saya yang pernah saya ucapkan ke hadapan Bapak ketika saya masih berusia sekitar 11 tahun, 31 tahun yang lalu. Aneh, bagaimana mungkin suara hati itu bisa bereinkarnasi dan mewujud ke dalam lidah anak saya? Apakah karena keseharian saya yang amat suka berkisah tentang Gontor dari siapa dan sumber apa saja kepada anak saya sehingga ia berucap seperti itu? Entahlah!

Saya tiba-tiba terkenang dengan jawaban Bapak saya ketika itu.

“Tidak, nak!” tegasnya tanpa senyum. Dingin. Wajahnya bahkan seolah es. Beku.

“Bapak tidak mungkin mengirim kamu ke pesantren. Biarlah kamu sekolah di sini saja. Ibumu tidak akan tega membiarkanmu di sana sendirian, tanpa teman. Siapa nanti yang mengawasimu.”

Saya paham Bapak hanya berkilah. Bukan itu sebenarnya alasan Bapak hingga melarang saya untuk melanjutkan sekolah ke Pesantren Gontor, di Jawa Timur. Latar belakang Bapak yang abangan tidak mungkin rela menjadikan anaknya sebagai santri -meminjam terminologi Geertz-. Selain itu, gaji Bapak dan Ibu yang hanya seorang guru SD dengan empat anak telah menutup pintu angan saya untuk mencicipi geliat pendidikan Islam modern di Gontor.

Kecewa? Tentu saja! Putusan Bapak telah membuat saya tidak mungkin menjadi seorang seperti Rudi Atmoko alias Rodzi Muhammad, seorang alumnus Pesantren Gontor yang kerap menggedor telinga kecil saya di Masjid Abubakar, Krandegan, Banjarnegara. Retorikanya yang indah dengan tutur bahasa jernih dan memikat kala berceramah pada Kuliah Subuh di bulan Ramadhan telah menanamkan benih ingatan yang susah luntur pada diri saya, bahkan hingga kini.

Saya ingin seperti dia, batin saya. Saya ingin membuat semua mata memandang kepada saya di mimbar dengan rasa takjub dan terpana sehingga mata itu mampu menjadi saksi bahwa Allah adalah Sang Penguasa yang Maha Tinggi, bukan yang lain. Mereka semua mesti berubah, janji saya. Saya berharap mampu membuat orang-orang yang mendengar suara saya tergetar hatinya sehingga mereka mengakui bahwa kebenaran dan kebaikan selayaknya berada di hati mereka, tanpa yang lain.

“Bapak, boleh nggak Mas ke Gontor nanti?” ulang anak saya.

Saya terkesiap, tapi tetap tak mampu bicara apa-apa. Pondok Pesantren Gontor yang didirikan oleh trio bersaudara, yakni KH. Ahmad Sahal, KH. Zainuddin Fannani, dan KH. Imam Zarkasyi adalah sekaligus kerinduan dan impian saya di masa kecil. Ia adalah cita-cita saya yang terpangkas oleh keputusan Bapak saya. Lalu, kenapa saya tiba-tiba menjadi tak bersuara di hadapan niat baik anak saya yang sejatinya justru hendak mewujudkan kerinduan dan impian saya di kala kecil itu?

Saya tahu anak saya termasuk kategori cukup cerdas. Tentu, Islam sangat memerlukan orang-orang yang cerdas untuk mengawalnya. Di tangan orang-orang yang cerdas, dakwah Islam niscaya menjadi sesuatu yang lembut dan santun, berwibawa dan berjiwa. Sungguh kikir saya jika tak kuasa melepas kepergian anak saya ke Gontor tatkala ia sendiri yang justru menginginkannya pergi.

“Boleh ya, Pak?” kembali suara anak saya bergema.

Saya hanya bisa tersenyum. Tak lebih. Benar, tak lebih. Ah, tiba-tiba saya kini seperti tersadarkan bahwa saya terlalu mencintai Irfan, anak saya yang sulung itu. Seperti ada sesuatu yang hilang pada diri saya jika saya melepasnya pergi di usianya yang masih terbilang kanak-kanak. Apakah ini sebenarnya yang juga terjadi pada Bapak saya dulu? * * *

47 Responses

  1. Kita memang tau kulaitas Gontor, tapi betul sekali, pasti berat rasanya melepas anak mondok. Jadi, mendingan minta petunjuk kepada Sang Pemilik anak kita.

    • Bener banget. Itu yg akhir2 ini jd kepikiran sy dan istri. Takut keliru. bahkan sy kadang berdoa agar keinginan itu bs berubah saat menginjak kelas 6 nanti. Tp, aneh banget jadinya ha..ha..

  2. Kan kata Pak Kahlil Gibran: Anakmu bukan anakmu. Itu artinya, kalau si Anak punya mimpi, dukunglah sebisa mungkin walaupun kadang ‘menyedihkan’ orang tua. *sambil berdoa semoga Ghea nggak mimpi aneh2*

    • Bener, De. Sy tahu itu mimpi dia. Kewajiban orang tua adalah mewujudkan mimpi itu. Doaku, semoga mimpi2 itu selalu bermanfaat bagi dirinya.

  3. Dulu waktu UMPTN aku milihnya ke Universitas Jember dan Universitas Negeri yang di Padang jurusannya akuntansi. Setelah milih aku bilang ke mamiku. “Mi Bobby milih kuliah di Jember atau Padang aja.” kataku, trus mamiku bilang begini :”Mami doain nggal lulus biar Bobby tetep nggak jauh ama mami..” ha..ha..ha.., padahal aku udah belajar jungkir balik mas…hiks dan sebelumnya udah aku ceritain tentang puisi Asrul Sani yang dululnya Surat dari Ibu. Eh tetep nggak ngarti beliau…he..he..he..

    Surat dari Ibu (Asrul Sani)

    Pergi ke dunia luas, anakku sayang
    pergi ke hidup bebas!
    Selama angin masih angin buritan
    dan matahari pagi menyinar daun-daunan
    dalam rimba dan padang hijau.

    Pergi ke laut lepas, anakku sayang
    pergi ke alam bebas !
    Selama hari belum petang

    dan warna senja belum kemerah-merahan
    menutup pintu waktu lampau.

    Jika bayang telah pudar
    dan elang laut pulang ke sarang
    angin bertiup ke benua
    tiang-tiang akan kering sendiri
    dan nakhoda sudah tahu pedoman
    boleh engkau datang padaku!

    Kembali pulang, anakku sayang
    kembali ke balik malam!
    Jika kapalmu telah rapat ke tepi
    kita akan bercerita
    “Tentang cinta dan hidupmu pagi hari.”

    • Setiap ibu lebih tahu apa yang terbaik buat anaknya. Tapi, setiap anak tidak pernah tahu apa yang terbaik buat ibunya.

  4. menyentuh.
    tapi memang gt x ya mas. kata pa ustad si harta dan anak itu ‘fitnah’=ujian. ujiannya sama; kecintaan dan kekhawatiran.
    semoga lulus ujiannya mas.amin

  5. siapa yang bisa memberi informasi. Saya akan memasukkan putri saya, sekarang putri saya kelas V , setelah lulus SD, ke pesantren gontor. Namun kami dari keluarga pas-pasan, dana tinggal di Medan. Bagaimana caranya?

  6. mas jubair saya ada info mengenai pesantren gontor putri bianya masuk cuma 3,5 jt dan uang bulanan 175 ribu uang makan 150 rb perbulan telusuri lago biar jelas mas doaku mdmdhan bisa kesampaian

  7. Nice artikel, enak dibaca, hati terbawa, mengalir apa adanya, namun bukan fiktif belaka.
    Saya katakan, Anda seorang bapak yang beruntung. Saya juga, meskipun pada awalnya keinginan mondok anak adalah ide orang tua (saya dan abinya) kemudian diiyakan anak. Barangkali kita sepakat bahwasanya orang tua terutama ibu adalah pendidik utama dan prima bagi anak-anaknya. Agar mereka lebih mengenal Allah lalu mencintainya,dan Rasulullah sebagai idolanya.
    Terima kasih.

    • Trima kasih atas pujiannya. Bener, maka mulai beberapa bulan lalu sy dan istri mulai “menanamkan” kehidupan di pondok yg mandiri.

  8. Anak saya juga nyantri dipesantren. Sedih juga berpisah untuk pertama kali. Saya sampai curhat:
    http://rahmanwahyu.wordpress.com/2010/08/31/mubaligh-kecil-itu-anak-saya/

  9. assalamualaikum saya rihna karlina santriwati dari ponpes daar el qolam saya ingin tahu banyak tentang gontor karena saya mempunyai adik kelas enam sd insya allah mau masuk gontor

  10. Assalamualaikum. Saya. H, Safwanul. Akdari.Sekarang tinggal dicikarang. Kami ingin mendaftarkan anak kami,yang sekarang lagi sekolah kelas VI di SDI AlAzhar Cikarang. Mohon Informasi kapan mulai buka penerimaan siswa baru, dan perincian biayanya bagaimana, dan apakah ada bila test nya di adakan dijakarta. Terima kasih Wassalam

  11. assalamualaikum wr.wb.anak saya kelas 6 di pekanbaru,ingin skali masukin anak saya ke ponpes gontor,tlng info yg lengkap tentang masuknya,biaya skul,uang makan, apa ada testnya jg.tq wassalam

  12. Asswrwb. Anak saya laki2 kls 6 SD InsyaAllah mau sekolah di Gontor… kira2 bulan berapa buka pendaftarannya dan kapan tes. Anak saya dari SD umum bisa ga masuk Gontor dan apa aja syaratnya? Mohon informasi lengkap termasuk perincian biaya

  13. asalam walaikum saya seorang ibu, dr bali saya ingit masukan ank sy kegontor, krn sy ingin ank sy jd anak yg berahlak baik, n bs jd iman bt keluarga n bs jd contoh yg baik bt adikna, jd sy ingin taw mulai kpn bukaan digontor n ap sj persyaratana, trimakasi, wasalam..

  14. assalamu’alaykum..
    maaf pak mw tanya,dan smoga ada yg bsa beri masukan,
    kira2 gontor bisa menjadi tempat repair hati nda ya bwt mahasiswa/i yg berkeinginan untuk menguatkan diri,untuk sekiranya bsa menjadi lebih baik lagi..mngkin istilahnya seperti ikutan pesantren kilat gtu..
    ikut bergabung dalam keseharian di gontor,dengar ceramah,dapat bimbingan dll namun dlm waktu yg singkat,maksmal 3 mnggu gtu,tu jg waktunya ya pas mahasiswa..
    mngkn banyak sekali yg pngn ikutan dari pihak mahasiswa/i..hehe
    trmakash atas jawabnya nmhon bimbingannya..🙂

  15. Assalamu’alaykum,
    saya seorang ibu, anak saya sekarang kelas IX, pada saat ini, dia ada keinginan untuk masuk Gontor, tapi saya ragu, dengan kemampuan anak saya, apakah Gontor menerima lulusan SMP, apakah dia capable masuk ke Gontor dan mengikuti mata pelajaran yang diberikan, mengingat anak saya biasa-biasa saja dalam penguasaan ngaji dsbnya. Mohon informasinya.
    wasalam

  16. Permintaan yg sama keluar dari mulut anak lelakiku (kelas 5 SD)….
    Ya Allah kuatkanlah hatiku untuk mendukung dan mewujudkan impiannya.
    Hanya Allah yang bisa menjaganya……
    Mohon info tentang pondok pesantren gontor dan yang harus disiapkan orang tua.
    tks

  17. Ass wr wb…
    Saya seorang ayah, anak saya sekarang kelas VI SD Islam Terpadu ( YLPI ) Pekanbaru-Riau,saya mempunyai keinginan memasukkan anak saya bersekolah di Gontor, saya ingin mengetahui alamat ,perinciian biaya, syarat2 untuk dapat bersekolah di Gontor…
    Mohon Informasinya , saya ucapkan terimakasih.

  18. asalamualaikum…
    sy skrng du2k d kls 3 smp & sdh mlksanakan UN.ingin skli sy stlah lu2s smp msuk k psantren gontor ini. Tp sgt d syngkan,mngkin ksh pak sigit dlu sm dgn ksh sy yg skrng. ke2 orng tua sy tdk mengizinkn sy utk mlnjtkn k psantren gontor. Yg mnjdi hrpn sy smga sblm pmbukaan pndftaran d SMA d mulai, Hti orngtua sy trketuk utk mndftrkn sy mnjdi slh stu siswi d psntren gontor. AMIIEEN….

    • Amiin ya Rabbal Alamin……
      klo seanndainya saya yg menjadi Ayah Ananda, Insya Allah Boleh.
      Semoga anak saya terbuka hatinya seperti Ananda untuk mau sekolah disana….. Amiiin

  19. di gontor bagus lho seru…
    keluar2 langsung bisa ceplas ceplos ngomong pakek bahasa arabic and english…
    gontor emang the best..

  20. Assalamu’alaikum….adek syah skrang sdh kls 3 smp..dia punya keinginan utk meneruskan ke gontor.
    kira2 bisa tdk ya?
    klou bsa apa saja persyaratannya
    trimakasih.

  21. Assalamu’alaikum…Pak sigit… anak saya tahun ajaran 1432 H ini alhamdulillah lulus di Gontor 1… satu tahun yang lalu saya menawarkan anak saya agar dia masuk pondok waktu itu jawaban dia adalah “liat dulu pondoknya” Alhamdulillah ada rezeki dan akhirnya bisa menjenguk pondok… waktu itu kami sempat bermalam di Gontor 2 dan merasakan suasana pondok… Tanggal 1 juni 2011 dia kami antar untuk mengikuti bimbel di Gontor 2. Selama jadi calon santri pernah sakit dan selama itu (JUNI-JULI) saya dua kali terbang nengok dia (yang pertama waktu sakit dan kedua waktu pengumuman kelulusan). Saya seorang ibu yang sebenarnya sangat berat dan sedih berpisah dengan anak saya… tapi demi masa depan dan agama saya buang semua rasa itu. Pak Sigit dan semua orang tua yang saat ini anaknya menuntut ilmu di Pondok… berbanggalah memiliki anak seperti mereka…mereka adalah para mualimin…

  22. saya murid kelas 1 sma…
    duulu saya ingiin sekali masuk gontor sampaii sekarang…
    tetapi orangtua saya keberatan karena permasalahan jarak antara kota asal saya dengan gontor…
    saya mau tanya.. masih bisakan murid kelas 1 sma melanjutkan ke gontor?

  23. ASSALAMU’ALAIKUM SAYA FAQIH SAYA. SAYA KELAS 5 SEKOLAH IKRYSAYA DI SDIT ISLAMIA, SAYA INGIN SEKALI DI GONTOR BERSMA TEMAN – TEMAN SAYA FIKRY.

    • ASSALAMU’ALAIKUM SAYA FAQIH. SAYA KELAS 5 SEKOLAH SAYA DI ISLAMIA,INSYA ALLAH SAYA INGIN MASUK GONTOR.

  24. aslkm,saya seorang ibu yg ingin anaknya mondok di ponpes,tp sepertinya anak saya blm bersedia,yg saya ingin tau bolehkah saya memaksa anak saya utk mengikuti kehendak saya demi kebaikan dia,wassallam

    • asslmalaikum………
      sy suliz inayatul khasanah …..
      sy mrid kls 6 sd pkjngan 01,,,,,,,,,,,
      sy pngen klu sy sdah lu2s sd,,,,,,
      sy pngen msuk k’ psntren gontor ,,,,,,,,,,,,,
      kpn psntren gontor mlai thn ajran bru,,,,,,,,,,,,???????????
      sy pngen tau tntang psntren gontor Putri 1 ngawi dlu dunk………

  25. mungkin seperti itulah perasaan kedua orang tuaku, saatku ungkapkan keinginan untuk menjadi santriwati lg🙂

  26. saya punya keponakan kelas VI SD. dia anak yatim. saya ingin mewujudkan keinginan kakak saya (alm), dia ingin anaknya pesantren. biaya pesantren d gontor kira2 berapa?

  27. Maha Agung Allah, saya merasakn hal yang sama. Justru rasanya saya yg tdk sanggup utk melepas anak sulung saya alif sewaktu dia menyampaikan keinginannya utk melanjutkan sekolahnya ke gontor, dimana hal tsb jauh dari pikiran dan bayangan saya sekalipun. Allah, engkau maha kuasa, engkaulah yg menentukan semuanya. semoga ini merupakan suatu hidayah dari Allah kepada kami sekeluarga,alhamdulillah ya Allah engkau selalu memberikan yg terbaik bagi umatmu yang hina ini. Saya berdoa semoga Allah SWT memberikan kekuatan hati bagi anak dan saya dalam menjalaninya. Amin. . . .

  28. Aslm, sy sdh lihat kepesantren rafah, tp bgmn tanggaan bpk krn anak sy ada penyakit asma, apa bs tidur tanpa tempat tidur? Trmksh jika bpk mau cerita suka dan dukanya anak bpk disana.

  29. cri lmu, tiada habis2ya..

  30. anda adalah orang tua yang beruntung,tidak banyak anak yang bisa memilih jalan terbaik bagi orang tuanya, salut

  31. Assalaamu’alaikum wr wb, dua putera kami lulusan dari SMP Negeri saat ini melanjutkan pendidikan di PMD Gontor. Si sulung mondok di Gontor 1 Ponorogo sejak 2009 lalu, sedangkan adiknya saat ini sbg calon pelajar di Gontor 2, insya Alloh ikut tes masuk Gontor 2012 ini. Keinginan untuk mondok juga berasal dari diri mereka sendiri. Kami orangtua hanya memberikan doa,arahan,pandangan dan mengajak mereka wisata dengan keliling mengunjungi pesantren2 di saat2 liburan sejak mereka kelas 1 SMP. Alhamdulillah, mereka sangat enjoy & banyak nilai2 positif life skill yg diperoleh selama di pondok. Untuk informasi pendaftaran PMD Gontor dpt dilihat di : http://gontor.ac.id/about/pendaftaran/

    wassalam

  32. assalamualaikum………alhamdulillah, walaupun tdk msuk gontor tp saya cukup mengenal gontor, gontor memang bgus, blum prnh saya dngr apa2 tntg kjelkn para alumni2nya

  33. Assalamu’alikum,,,saya sdh menyimpan harapn tuk masuk pesantren slama 3 tahun.Namun,orang tua tidak mewujudkan itu karena tiadak ada yang bantu mereka jika saya pergi.Setiap hari ada saja bayang2 suasana pesantren dalam pikiranku.Disaat itulah air mataku keluar.”
    SIA-SIA PUNYA HARAPAN JIKALAU ORANG TUA TIDAK RIDHA.”

  34. assalamualaikum………alhamdulillah,maaf sya bru baca artikelnya,saya satu dari sekian ribu orangtua yang diberikan berkah memiliki anak soleh seperti Bapa…..gontor adalah yg terbaik buat anak anak kita itulah yang kami sekeluaga rasakan…..gimana pak anaknya udah di gontor skarang?

  35. Harapan masuk pesantren gontor G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ kecil.. Dibilang sangat besar juga nggak ,, harapan saya ingin kuliah diluar negri mungkin saya bisa dpt melalui jalur gontor .. : tapi,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: