Myself

Saya lahir pada 10 Mei 1969 (saya suka tanggal ini karena sama dengan kelahiran wartawan besar, Rosihan Anwar) di tepian Sungai Serayu, Banjarnegara, Jawa Tengah; sebuah kota yang kerap mendapat julukan sebagai “Kota Pensiunan”. Kok, “Kota Pensiunan”?

Karena -konon- begitu banyaknya para pejabat yang menduduki jabatan penting di kota Banjarnegara dan mereka memutuskan menetap di kota itu setelah pensiun. Padahal aslinya mereka bukanlah “Wong Mbanjar”. Bisa dimengerti karena Banjarnegara memang layak ditinggali kalangan pensiunan. Tenang, sunyi, adem, senyap. Sungguh sebuah kota yang memberi tempat yang layak bagi orang-orang yang menyukai ketenangan.

Saya lahir sebagai anak kedua dari empat bersaudara, satu perempuan dan tiga laki-laki. Kedua orang tua saya pendidik. Ayah pensiun sebagai penilik sekolah, sedangkan ibu mengakhiri tugasnya sebagai kepala sekolah. Bisa dibayangkan kehidupan saya dalam naungan bapak-ibu yang pendidik. “Ingat! Bapak-ibu tidak punya apa-apa…. !” Itulah kamus yang selalu ditekankan kepada saya dan kakak serta dua adik saya.

Pendidikan SD hingga SMA saya selesaikan di tanah kelahiran saya. Di kota pelajar Yogyakarta, saya menyelesaikan pendidikan S1 di jurusan Sejarah, Universitas Negeri Yogyakarta, UNY (dulu: IKIP Negeri Yogyakarta). Pada tahun 2003 saya melanjutkan S2 di program pasca sarjana Ilmu Komunikasi, Universitas Indonesia (UI) dan selesai tahun 2005.

Pekerjaan yang pernah saya lakoni bermacam-macam. Pengajar, pekerja lembaga swadaya masyarakat (LSM), wartawan, dan penulis adalah profesi yang suatu saat pernah lekat dengan kehidupan saya. Pengajar memberikan kepada saya nilai-nilai kearifan dan kesabaran. Pekerja LSM mengajarkan keberanian dan semangat. Wartawan dan penulis menjanjikan kelihaian mengolah kata agar bermakna dan bernilai.

Kini, bersama istri, Julijanti yang PNS di sebuah departemen dan tiga anak, saya berdiam di kota hujan (kota angkot, kota makam), Bogor. Anak pertama, Irfan Yahya Abdillah, kedua, Zada Mumtazul ‘Afif, dan si bungsu Zafira Husna Amina. ***

One Response

  1. bismillah.
    Afwam..apakah istri antum dalam bekerja mengenakan niqab / cadar ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: