“Aku cari-cari ternyata di sini.”
Ia datang tergesa-gesa dengan napas satu-satu. Menemui saya di tempat saya biasa nongkrong, serambi masjid di masjid kantor. Tubuhnya ringkih, meski belum lagi menuju usia limapuluh. Read more »
Filed under: suara KISAH | Leave a Comment »














